KONDISI TERUMBU KARANG PERAIRAN PULAU SEMBILAN KABUPATEN SINJAI SULAWESI SELATAN

Uspar Uspar • Armita Permatasari • Ridha Alamsyah
Journal article Agrominansia • June 2020

Download full text
(Bahasa Indonesia)

Abstract

Ekosistem terumbu karang menyimpan berbagai potensi sumberdaya hayati yang bernilai ekonomis penting. Namun demikian aktivitas antropogenik serta faktor alam menyebabkan perubahan fungsi ekosistem akibat terjadinya kerusakan. Diperlukan adanya data dan informasi tentang kondisi terumbu karang saat ini untuk mengetahui tingkat kerusakan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan terumbu karang diperairan Pulau Sembilan yang akan menjadi dasar dalam kebijakan pengelolaan dan konservasi ekosistem terumbu karang di Kabupaten Sinjai. Pengukuran dilakukan setiap stasiun pengamatan menggunakan metode garis transek (Line Intercept Transect). Standarisasi pengkategorian kondisi terumbu karang mengacu pada Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 04/MENLH/02/2001 tentang Kriteria baku Kerusakan Terumbu Karang. Hasil yang diperoleh adalah tutupan karang didominasi karang mati. Karang dalam kondisi hidup terdiri dari dominan karang bercabang dan massif, sedangkan tutupan karang hidup tergolong dalam kategori Rusak.

Kata kunci : terumbu karang, tutupan, Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai

Metrics

  • 246 views
  • 83 downloads

Journal

Agrominansia

Jurnal Agrominansia is a six-monthly journal that contains manuscripts in the fields of Agricultu... see more

Funder

Ristekdikti

The Indonesian Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) is a governmen... see more