TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN DI DESA CENRANA KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE

Arman Arman • Abdul Hakim Fattah
Journal article Agrominansia • June 2017

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Tingkat keberhasilan IB sangat dipengaruhi oleh empat masalah yang saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan satu dengan lainnya yaitu pemilihan sapi akseptor, pengujian kualitas semen, akurasi deteksi birahi oleh para peternak dan ketrampilan inseminator.Analisa data yang digunakan dalam mengevaluasi keberhasilan IB digunakan S/C, angka konsepsi (A.K), NR, dan CR. Dari penelitian diperoleh nilai terendah 1.75, hal ini menunjukkan bahwa S/C di daerah penelitian baik dan kesuburan ternaknya tinggi. Menurut Toelihere (1981) bahwa S/C yang baik adalah 1,6 sampai 2,0 kali, nilai NR pada induk Sapisebesar 71 % makin tinggi nilai NR makin subur sapinya dan sebaliknya, angka konsepsi/kebutingan (CR) pada induk Sapisebesar 64.2 % dari 179 resipien, angka kelahiran pada induk Sapiyaitu 103 dari 179 ekor sapi akseptor sapi betina dewasa atau 57.5 %. Rendahnya angka kelahiran pada induk sapiyaitu 103 dari 179 ekor sapi akseptordisebabkan karena pada waktu itu terjadi musim kemarau sehingga peternak kurang perhatian terhadap ternak sapi mereka baik dari segi kualitas maupun kuantitas pakan, tatalaksana kesehatan bagi ternak serta tatalaksana kebuntingan dan kelahiran. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ketrampilan peternak untuk deteksi birahi dan melapor bila sapinya berahi sudah cukup bagus. Hal ini dapat dilihat dari rataan angka nilai S/C,Nilai NR, dan Nilai CR yang sudah optimal tetapi hanya nilai angka kelahiran atau calving rate (CR) yang rendah akibat musim kemarau yang terjadi

Kata Kunci: Inseminasi Buatan, sapi potong, birahi

Metrics

  • 155 views
  • 231 downloads

Journal

Agrominansia

Jurnal Agrominansia is a six-monthly journal that contains manuscripts in the fields of Agricultu... see more