KUALITAS KARAGINAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii ASAL MAUMERE DAN TEMBALANG PADA BUDIDAYA SISTEM LONGLINE

Fadli Zainuddin
Journal article Agrominansia • December 2016

Download full text
(Bahasa Indonesia, 12 pages)

Abstract

Permintaan rumput laut terus meningkat terutama rumpu laut Kappaphycus alvareziiyang merupakan penghasil karaginan dan paling banyak dibudidayakan di teluk gerupuk. Rumput laut Kappaphycus alvareziiyang banyak dibudidayakan berasal dari Maumere dan Tembalang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas karaginan rumput laut asal tembalang dan maumere yang dipelihara dengan metode longlinedi laut. Penelitan dilakukan dengan membudidayakan rumput laut metode longline yaitu menggunakan tali ris sepanjang 50 m, masing-masing 2 tali untuk rumput laut maumere dan 2 tali untuk rumput laut tembalangkemudian dipelihara selama 45 hari. Selanjutnya rumput laut dipanen dan dibersihkan dari kotoran yang menempel, dikeringkan baru diekstraksi kemudian dianalisis kualitas karaginannya. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa kekuatan gel dan abu tidak larut asam pada rumput laut maumere dan tembalang tidak berbeda nyata, sedangkan viskositas, kadar air, sulfat dan kadar abu pada karaginan rumput laut Maumere lebih tinggi dibandingkan rumput laut Tembalang.

Kata kunci : Kappaphycus alvarezii, Tembalang, Maumere, Karaginan

Metrics

  • 92 views
  • 47 downloads

Journal

Agrominansia

Jurnal Agrominansia is a six-monthly journal that contains manuscripts in the fields of Agricultu... see more

Funder

University of Papua

Founded in 2000, Universitas Papua (University of Papua) is a non-profit public higher education ... see more