PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BAWANG MERAH (Allium Cepa L.) PADA JENIS MULSA YANG BERBEDA

Baharuddin Masruhing • Irmawati Waris • Hersal Hersal
Journal article Agrominansia • Desember 2018

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstrak

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sering digunakan sebagai penyedap masakan. Selain itu, bawang merah juga mengandung gizi dan senyawa yang tergolong zat non gizi serta enzim yang bermanfaat untuk terapi, serta meningkatkan dan mempertahankan kesehatan tubuh manusia.Kebutuhan bawang merah dari tahun ketahun mengalami peningkatan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan melihat bagaimana pengaruh pertumbuhan dan produksi bawang merah dengan menggunakan jenis mulsa. Bawang merah tidak tahan kekeringan atau suhu yang tinggi karena akarnya yang pendek, sedangkan selama pertumbuhan dan perkembangan umbi dibutuhkan air yang cukup banyak dan kelembaban yang tinggi. Penggunaan mulsa merupakan salah satu upaya memodifikasi kondisi lingkungan agar sesuai bagi tanaman, sehingga tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik Hasil penelitian bahwa penggunaanmulsa pada lahan yang bersuhu tinggi atau daratan rendah terdapat salah satu jenis mulsa yang memberikan hasilterbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah yaitu pada perlakuan P1 dengan penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak (MPHP) dengan tinggi tanaman (34,6 cm), jumlah anakan (7,2 anakan), jumlahdaun (27,58 helai) dan bobot segar tanaman(77,08 gram).

Kata Kunci : Bawang merah, Produksi, Mulsa

Metrik

  • 266 kali dilihat
  • 266 kali diunduh

Jurnal

Agrominansia

Jurnal Agrominansia merupakan jurnal enam bulanan yang memuat naskah di bidang Pertanian, Peterna... tampilkan semua

Penyandang Dana

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai atau STIP Muhammadiyah Sinjai merupakan salah s... tampilkan semua