TINGKAT KEBERHASILAN OKULASI PADA BERBAGAI KLON DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KARET (Hevea brasilliensis MuellArg.)

Dian Yustisia
Journal article Agrominansia • Desember 2017

Unduh teks lengkap
(Bahasa Indonesia, 9 pages)

Abstrak

Tingkat keberhasilan okulasi pada berbagai klon dan komposisi mediatanam terhadap pertumbuhan tanaman karet (Heveabrasilensis MuellArg.) Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan factorial dua faktor yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kolompok (RAK) dengan susunan Faktorial sebagai berikut :Faktor pertama adalah jenis klon entris terdiri dari 3 taraf yaitu :K1 =KlonPB 340, K2 =KlonPB 260, K3 =KlonPM 10. Faktor kedua adalah media tanam terdiri dari 3 taraf yaitu :M1 = Tanah : Pupuk kandang : Pasir{2 : 1 :1}, M2 = Tanah: Pupuk kandang : Pasir {1 : 2 : 1}danM3 = Tanah : Pupuk kandang: Pasir {1 : 1 :2}. Hasil penelitian menunjukkan bahwatingkat keberhasilan okulasi yang terbaikpada pertumbuhan tanaman karet, yaitu pada klon PB 260. Okulasi klon entries berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tunas, diameter batang, jumlah tunas dan jumlah daun.Komposisi media tanam yang memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan tanaman karet, yaitu komposisi media tanah : pupuk kandang : pasir {1 : 2 : 1}. Komposisi media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap panjang tunas, diameter batang, jumlah tunas dan jumlah daun. Interaksi antara okulasi klon entris dan media tanam juga tidak memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan klon entris karet.

Kata Kunci : Klonentris, media tanam, tanaman karet.

Metrik

  • 166 kali dilihat
  • 200 kali diunduh

Jurnal

Agrominansia

Jurnal Agrominansia merupakan jurnal enam bulanan yang memuat naskah di bidang Pertanian, Peterna... tampilkan semua

Penyandang Dana

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai

Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Muhammadiyah Sinjai atau STIP Muhammadiyah Sinjai merupakan salah s... tampilkan semua